Friday, February 16, 2007

Kesantunanku

Manis lirikanku di iringi langkah serba perlahan
Waspada girangku di sebalik tepukan gemuruh penonton
Yang tidak jemu-jemu melontar bunga pujian
Mengangkatku seketika di awangan

Kuda-kudaku dipacak
Namun disalah erti
Dikatakan satu lagi pose menarik
Wajar dipuja
Malah seharusnya menghiasi muka depan majalah tersohor

Tapi itu semuanya satu pembohongan
Demi merasa sezarah
Nikmat larangan

Tetapi tanpa gagal
Dari sehari ke sehari
Nikmat itu dirasai
Dikongsi, dibahagi
Didambai makhluk yang sudi memberi
Seorang lepas seorang

Kesantunanku
Menjadi modal besarku

Aku menuju ke arah kilauan itu
Apa saja yang mendatang
Dari depan, atas atau bawah
Mahupun dari belakang
Aku redah dan aku genggam
Tidak aku lepaskan

Kerana hanya ketika itu saja
Aku rasa
Aku hidup
Aku rasa
Aku perempuan

Saturday, February 10, 2007

Keep moving

This feeling inside
Of rage
Of impulsive outburst
Invokes a sense of helplessness

The world is moving too fast
I'm trailing behind
With utter contempt

Couldn't even muster
A change
To make my life a bit better

This is going too far
Melting hearts
Vanished wisdoms
Aging body

Life disintegrates
Slowly
I am not what i was 5 years ago
I am someone that i do not know
Stranger to my family
And friends
Far more stranger to myself

No conviction
No plateau to rest my weary head
The world is pumping more life
And i'm already out of breath